Top Ad unit 728 × 90

Breaking News

recent

Warga Miskin di Belitung Timur Dapat Beasiswa Kuliah



Belitung Timur -  Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim) Zarkani Mukri memberikan arahan dan melepas keberangkatan 7 orang mahasiswa-mahasiswi, program bantuan beasiswa masyarakat miskin dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim. Acara pelepasan berlangsung di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Beltim, Kamis (2/10/2014) Pagi. 

Ke-7 orang ini rencananya akan mengeyam bangku kuliah di berbagai fakultas dari universitas dan sekolah tinggi yang ada di bawah Yayasan Aldiana Nusatara Jakarta. Dua diantara mereka merupakan atlet berprestasi Kabupaten Beltim yang memperoleh medali emas pada Pekan Olah Raga Provinsi IV Bangka-Belitung, September lalu.    

Kepala Dindik Kabupaten Beltim Sarjono didampingi Kepala Bidang Pendidikan Menengah SMP/SM Lindawati Theodore menjelaskan program beasiswa ini merupakan program beasiswa untuk membantu masyarakat miskin mengeyam pendidikan yang lebih tinggi. Program ini merupakan pengalihan dari program beasiswa ke luar negeri untuk dua orang, yang terkendala teknis sehingga dialihkan ke beasiswa dalam negeri namun dapat memberikan beasiswa yang lebih banyak. 

“Sebelumnya kita sudah menjaring 15 orang calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu, namun dalam perjalanan hanya 7 orang karena terkendala pada aturan kriteria anak dari keluarga tidak mampu atau miskin. Jadi yang boleh diberikan beasiswa hanyalah dari keluarga miskin, sedangkan dari keluarga tidak mampu tidak boleh. Padahal menurut saya sama saja, sama-sama tidak bisa melanjutkan kuliah,” ungkap Sarjono. 

Sarjono melanjutkan, pemilihan Yayasan Aldiana dikarenakan Dindik sebelumnya sudah melakukan kerjasama penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) dengan yayasan yang membawahi berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini. Yayasan ini juga dianggap bukanlah yayasan nonprofit oriented, melainkan yayasan yang akan membantu Pemkab Beltim dan pembiayaan perkuliah mahasiswa. Selain itu kuliah pada perguruan tinggi di bawah yayasan ini dinilai jauh lebih cepat, dikarenakan menggunakan sistem trimester atau 3 semester pertahun. 

“Yang besar itu hanya kontribusi bantuan kita ke mahasiwa, perbulan kita akan berikan Rp 1.250.000. Terus persemester kita bantu biaya kuliah Rp 5.000.000. untuk biaya kuliah lain akan ditanggung dari yayasan. Kita targetkan mereka akan selesai dalam kurun waktu 9 semester atau tiga tahun,” kata Sarjono. 

Lebih lanjut Sarjono menambahkan program beasiswa ini merupakan kerjasama tahap kedua, setelah pada program tahun lalu Dindik mengirimkan 20 orang mahasiswa kurang mampu untuk mengambil kuliah pada kampus di bawah Yayasan Eldiana. 

“Kemarin kita diharuskan dari DPRD Beltim untuk menyekolahkan mereka di universitas negeri atau yang sudah terakreditasi A. Tapi itu tidak mungkin dilakukan mengingat proses belajar mengajar sudah berjalan. Terus juga untuk kampus terkareditasi kita harus ada MoU dulu, harus ada kajian, dan lain-lain. Dengan berbagai pertimbangan seperti, pertimbangan kerjasama, pertimbangan teknis, pertimbangan ekonomis, dan waktu agar mereka cepat selesai biar dapat dilanjutkan lebih banyak mahasiswa kurang mampu yang dikuliahkan, maka kami putuskan sekarang biar ke Yayasan Eldiana dulu,” terang Sarjono. 

Hardani orang tua dari Yusti Stefani, salah seorang mahasiswi yang diberikan bantuan beasiswa, mengaku sangat bersyukur atas bantuan dari Pemkab Beltim. Warga Jalan Pering Desa Mayang Kecamatan Kelapa Kampit ini mengakui jika hanya mengharapkan penghasilan dirinya sebagai tukang (buruh) bangunan tidak akan sanggup membiayai kuliah putri pertamanya. 

“Perasaan saya sangat bangga sekaligus terharu atas bantuan yang diberikan oleh Pemda Beltim, sehingga anak saya dapat kuliah. Soalnya kalau hanya mengandalkan penghasilan saya, tidak akan mampu menyekolahkan dia,” ujar Hardani.         

Sementara itu Wakil Bupati Beltim menyatakan masalah pendidikan dan pengentasan kemiskinan merupakan prioritas bagi Pemkab Beltim. Untuk itu Ia mengharapkan dan akan memperjuangkan agar lebih banyak putra-putri Beltim khususnya dari keluarga miskin atau tidak mampu yang akan memperoleh bantuan beasiswa untuk melanjutkan ke bangku kuliah. 

“Saya berterima kasih Dinas Pendidikan sudah habis-habisan berjuang agar mereka bisa berangkat. Semoga nanti ke depan akan lebih banyak yang dapat kita berangkatkan untuk kuliah gratis,” ujar Zarkani seusai melepas keberangkatan 7 mahasiswa yang memperoleh program beasiswa Dindik, Kamis (2/10/2014).    

Zarkani berjanji akan segera berkoordinasi dengan Ketua Komite Olah Raga Nasional (KONI) Beltim Komarudin Muten agar dua atlet berprestasi Beltim yang memperoleh beasiswa masyarakat miskin dapat diberikan tambahan uang saku mengingat mereka tidak dapat ikut serta jalan-jalan ke Tiongkok China atau Bali-Lombok. 

“Dua dari mereka ini, Hera Irnawati dan Maliki merupakan atlet kebanggaan Beltim. Hera itu peraih medali emas dan perak pada cabor Panjat Tebing, sedangkan Maliki pemain bola pada tim PS Beltim yang juga kemarin memperoleh emas. Untuk itu saya akan telpon Pak Afa agar mereka dibantu tambahan. Minimal untuk pengalihan biaya ticket dan uang saku mereka baik dari kantong Ketua KONI maupun pribadi. Bonos-bonus yang belum dicairkan biar agak lebih cepat mereka lebih mudah dan fokus kulaihnya,” kata Zarakani. (Fauzi/SR/AKS) (Sumber : rri.co.id)
Warga Miskin di Belitung Timur Dapat Beasiswa Kuliah Reviewed by Kim Jinsu on Jumat, Oktober 03, 2014 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by Belitungku.com © 2011 - 2015
Powered By Google.co.id, Designed by Muhadi

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.