Top Ad unit 728 × 90

Breaking News

recent

Basuri Bantah, Terima Uang Rp 400 Juta

Foto: assets.kompas.com
MANGGAR,– Bupati Belitung Timur (Beltim) Basuri T Purnama membantah tudingan bahwa dirinya mengakui menerima uang sebesar Rp400 juta saat diperiksa Kasubdit II Dit Reskrimum Polda Babel sebagai saksi terlapor. Justru Basuri dengan tegas menyatakan pemberitaan telah mencemarkan nama baiknya selaku Bupati. “Tapi ya sudahlah, silahkan. Sumbernya juga bukan dari saya. Apalagi saya sama sekali tidak pernah mengakui terima uang Rp 400juta,” ujar Basuri ketika mengelar konferensi pers di ruang pertemuan Bupati Beltim, Kamis (16/1) petang. Ia justru berniat meluruskan pemberitaan yang simpang siur di beberapa media.

Menurutnya, tahun 2013 lalu dirinya yang sedang sakit kedatangan tamu yakni Hidayat Arsani di kediaman pribadinya. Saat itu, pembicaraan berjalan santai yang juga dihadiri Kapolres Beltim yang menjabat saat itu, AKBP Edison dan Ketua DPRD Beltim Jafri.
“Lalu saya sampaikan ada program umroh untuk masyarakat. Kalau bisa dibantu ya dibantu, terserah berapa. Karena memang tidak ada paksaan dan bukan untuk menyelesaikan perizinan apapun,” kata Basuri.

Basuri juga menegaskan bantuan dimaksud bukan CSR perusahaan, tetapi hanya bantuan sosial. Sebab, CSR merupakan kewajiban perusahaan setelah mendapat keuntungan dan besarannya pun diatur persentasenya. “Jadi saya tegaskan, itu bukan CSR tetapi sifatnya bantuan sosial. Kalau mereka mau bantu silahkan, tidak juga tidak apa-apa. Kalau CSR kan jelas merupakan keuntungan perusahaan dan wajib. Kalau tidak salah sekitar 5 persen,” imbuhnya.

Mengulangi penegasannya, Basuri memastikan tidak menerima uang sepeserpun. Proses bantuan sosial senilai Rp.250juta langsung masuk ke rekening salah satu CV yang punya rekanan travel umroh. “Uang itu masuk ke rekening CV Sentosa apa gitu, lalu mereka yang mengurus semuanya,” ujarnya.

Selain uang senilai Rp.250juta, bantuan sosial juga diberikan untuk tim penggerak PKK Beltim sebesar Rp.20juta. Uang sebesar itu dipergunakan untuk pengembangan batik simpor tim penggerak PKK. “Kwitansi penerimaannya semua lengkap, dan untuk membantu usaha batik simpor yang dikelola PKK,” ucap Basuri.

Soal pemeriksaan dirinya, Basuri mengaku siap diperiksa. Sekaligus menjelaskan duduk permasalahan sebenarnya. “Saya siap diperiksa, sebagai warga Negara yang baik saya akan datang untuk memberikan keterangan,” tandasnya.

Sementara, terkait kasus ini, sang kakak, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menuntut balik pihak investor yang menuduh adiknya telah melakukan penipuan. “Kami lagi siapin juga, mau tuntut balik pengusaha itu,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta. Kesiapan mantan Bupati Belitung yang kini menjabat Wakil Gubernur DKI untuk menuntut balik ini dikarenakan dirinya telah mengklarifikasi kepada adiknya.

Ternyata uang yang diberikan perusahaan itu merupakan dana sumbangan untuk masyarakat melakukan kegiatan naik haji. Dan ini bisa disamakan dengan kegiatan CSR.
“Kalau kasih umroh kepada orang, sama seperti misalnya, saya minta CSR taman, CSR untuk rusun, lalu kalau minta izin, tidak saya keluarkan, apa saya dituntut menipu juga?” jelasnya seperti dikutip merdeka.com.

Ahok mengungkapkan, mudah untuk mengetahui cara berpolitik keluarganya. Caranya dengan melihat aliran uang keluarganya. “Keluarga saya kalau berpolitik sangat jelas, periksa harta kami, biaya hidup kami, dan pajak yang kami bayar. Selesai,” tutupnya.
Sebelumnya, Polda Babel menjelaskan, pemeriksaan Basuri terkait laporan PT Maju, salah satu investor yang hendak membuka proyek penambahan bijih timah di daerah itu.
Selain Basuri, polisi juga memeriksa Kepala Dinas Pertambangan & Energi setempat Ferizal dan Ketua DPRD Beltim Jafri. “Bupati dan kepala dinas dimintai keterangan oleh enam petugas dari Polda di Mapolres Belitung Timur,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung AKBP Riza Yulianto.

Ia menyebutkan, Manajemen PT dalam laporannya menyebutkan telah terjadi dugaan penipuan dalam pengajuan IUP yang diajukan perusahaan itu karena hingga kini izin tersebut tidak juga kunjung keluar, sementara biaya yang dikeluarkan untuk kedua pejabat itu sudah cukup banyak.

“Laporan PT Maju itu kini sedang diproses oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Bangka Belitung,” katanya. Menurut Riza, pihaknya terlebih dahulu akan menempuh upaya mediasi. “Jika tidak bisa diselesaikan maka jalan terakhirnya adalah penegakan hukum,” kilahnya mantap. (ANS)

Oleh : SidakNews.com  26 Oktober 2014
Belitungku.com Portal Informasi Pulau Belitung Terlengkap
[full_width]
Basuri Bantah, Terima Uang Rp 400 Juta Reviewed by Kim Jinsu on Senin, Oktober 27, 2014 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by Belitungku.com © 2011 - 2015
Powered By Google.co.id, Designed by Muhadi

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.