Top Ad unit 728 × 90

Breaking News

recent

ST2013 Jadi Bahan Penentu Kebijakan



Pangkalpinang - Banyak manfaat yang dapat diambil dalam pelaksanaan sensus pertanian (ST2013). Semua manfaat ini bertujuan guna pengembangan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat petani.

Sunardi, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, pemanfaatan data hasil sensus pertanian untuk bahan perumusan perencanaan, pengambilan kebijakan dan keputusan. Selain itu data ini menjadi bahan monitoring evaluasi dan laporan kinerja, bahan penelitian dan pendidikan, serta sebagai pendukung kegiatan promosi dan kampanye.

"Tak hanya itu, sebab data ini juga dapat dimanfaatkan untuk bahan pertanggungjawaban dan informasi publik," jelasnya saat menjadi pemateri dalam kegiatan Rapat Interdep Persiapan ST2013, di lantai 3 Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (30/4/2013).

Lebih jauh ia menjelaskan, sensus pertanian juga sebagai pertimbangan untuk mengambil kebijakan pertanian setiap waktu tertentu sebagai peringatan dini. Dengan data yang ada dapat melihat kinerja yang ditargetkan pada level provinsi, kabupaten/kota hingga tingkat kecamatan. Terwujudnya pertanian yang maju, terintegrasi dan berdaya saing melalui produksi dan produktivitas berkelanjutan dalam mewujudkan kesejahteraan petani merupakan visi yang diusung Distambunak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dikatakannya, untuk menjalankan visi ini Distambunak melaksanakan misi di antaranya, meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian berwawasan lingkungan dan terintegrasi. Selain itu terus mengupayakan sarana dan prasarana berbasis IPTEK, meningkatkan daya saing dan nilai jual dalam pemasaran hasil pertanian Terus meningkatkan bahan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh dan halal, juga menjadi salah satu misi yang dijalankan Distambunak Babel. Tak hanya itu, sebab dilakukan juga upaya mendorong pertumbuhan dan pemberdayaan kelembagaan petani serta memfasilitasi peningkatan partisipasi. Pengembangan usaha pertanian pun dilakukan dengan menumbuhkan kemitraan yang sinergis antar pelaku usaha pertanian berkelanjutan.

"Permasalahan yang terjadi saat ini, sejauhmana data dijadikan sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan. Jika keputusan atau kebijakan yang diambil tanpa berlandaskan situasi dan kondisi yang objektif, diduga cenderung bias, sangat terbatas jangkauannya atau yang lebih berbahaya yaitu salah sasaran," ungkapnya. Sebagaimana diketahui, terdapat beberapa data yang diperoleh dalam pelaksanaan sensus pertanian di antaranya, jumlah rumah tangga yang mengelola usaha pertanian. Untuk pengelolaan usaha ini terbagi atas usaha pertanian milik sendiri, bertani dengan sistem bagi hasil, atau mengurusi pertanian dengan mendapat upah.

"Ada juga data pertanian menurut pengusahaan, pertanian menurut status pengelolaan, pertanian pengguna lahan, petani gurem dan beberapa data pertanian lain," ungkapnya.(hzr/an)

Sumber: 
diskominfo

ST2013 Jadi Bahan Penentu Kebijakan Reviewed by Kim Jinsu on Rabu, Mei 01, 2013 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by Belitungku.com © 2011 - 2015
Powered By Google.co.id, Designed by Muhadi

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.